Jakarta, CNBC Indonesia – Pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung serta Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi terus dikebut pengerjaannya. Proyek raksasa ini akan mempercepat waktu tempuh dari Palembang ke Jambi.
Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ini juga akan menjadi tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra. Percepatan penyelesaian kedua proyek strategis tersebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.
Jalan Tol Palembang-Betung memiliki total panjang 69,19 kilometer yang terbagi menjadi tiga seksi, yakni Seksi 1 Palembang-Rengas sepanjang 21,5 kilometer, Seksi 2 Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, dan Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung sepanjang 14,69 kilometer. Hingga saat ini, progres konstruksi ruas tersebut telah mencapai 85,54%, sementara progres pengadaan lahannya mencapai 88,43%. Salah satu struktur utama pada ruas ini adalah Jembatan Musi V, yang menjadi perhatian Wakil Presiden dalam kunjungannya.

Apabila seluruh ruas tersebut telah beroperasi, Jalan Tol Palembang-Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi akan membentuk koridor utama Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Sumatra Selatan dan Jambi secara lebih efisien. Kehadiran kedua ruas ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan antarprovinsi secara signifikan dibandingkan melalui jalan nasional eksisting sehingga menjadi pilihan utama bagi pengguna jalan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang.
Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menegaskan Hutama Karya akan terus memastikan pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi berjalan sesuai target dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang baik.
“Arahan dan dukungan Bapak Wakil Presiden semakin memperkuat komitmen Hutama Karya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi sesuai target,” ungkap Iwan.
Selain meningkatkan mobilitas masyarakat dan efisiensi distribusi logistik, koridor ini juga akan memperkuat akses menuju pusat-pusat produksi, kawasan industri, pelabuhan, serta simpul-simpul ekonomi lainnya sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Pulau Sumatra.
Apabila seluruh ruas tersebut telah beroperasi, Jalan Tol Palembang-Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi akan membentuk koridor utama Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Sumatra Selatan dan Jambi secara lebih efisien. Kehadiran kedua ruas ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan antarprovinsi secara signifikan dibandingkan melalui jalan nasional eksisting sehingga menjadi pilihan utama bagi pengguna jalan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang.
Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menegaskan Hutama Karya akan terus memastikan pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi berjalan sesuai target dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang baik.
“Arahan dan dukungan Bapak Wakil Presiden semakin memperkuat komitmen Hutama Karya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung dan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi sesuai target,” ungkap Iwan.
Selain meningkatkan mobilitas masyarakat dan efisiensi distribusi logistik, koridor ini juga akan memperkuat akses menuju pusat-pusat produksi, kawasan industri, pelabuhan, serta simpul-simpul ekonomi lainnya sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Pulau Sumatra.
Sumber: cnbcindonesia.com
